Loader Loader H Loader I Loader L Loader O Loader School
Article

Perbedaan "Tanpa Gula Tambahan" dan "Rendah Gula" pada Label Makanan

Perbedaan "Tanpa Gula Tambahan" dan "Rendah Gula

Membaca label kemasan merupakan langkah penting dalam membatasi asupan gula harian anak untuk mendukung pola makan yang lebih sehat. Namun, memahami istilah seperti "tanpa gula tambahan" dan "rendah gula" membutuhkan kecermatan agar tidak salah memilih produk bernutrisi.

Perbandingan Klaim: "Rendah Gula" vs. "Tanpa Gula Tambahan"

Berdasarkan Peraturan BPOM Indonesia No. 1 Tahun 2022, kedua klaim ini memiliki ketentuan yang sangat berbeda:

Kategori KlaimKetentuan Standar BPOM No. 1/2022Kandungan Gula yang Ada di Produk
Rendah Gula

• Maksimal 2,5 gram / 100 ml (produk cair).


 

• Maksimal 5 gram / 100 gram (produk padat).

Membatasi total jumlah gula keseluruhan yang terkandung pada produk.

Tanpa Gula Tambahan

Tidak ditambahkan jenis gula berkalori apapun selama proses pembuatan (misal: sukrosa, glukosa, madu, sirup fruktosa).

Masih bisa mengandung gula alami bawaan dari bahan baku dasar (seperti laktosa).

 

Gula Alami vs. Gula Tambahan: Mengapa Istilah Ini Berbeda?

Perbedaan kedua klaim tersebut dipengaruhi oleh keberadaan gula alami pada bahan makanan:

  • Gula Alami (Contoh: Laktosa pada Susu): Secara alami sudah ada di dalam susu segar dan tidak termasuk dalam batasan asupan gula harian yang dibatasi oleh World Health Organization (WHO). Produk susu dengan klaim "tanpa gula tambahan" tetap mencantumkan angka gula pada informasi nilai gizi karena kandungan laktosa ini.
  • Gula Tambahan (Contoh: Sukrosa / Gula Pasir): Pemanis yang sengaja ditambahkan untuk memberi rasa manis pada makanan atau minuman. Gula jenis ini masuk dalam batasan asupan harian WHO sehingga penggunaannya harus dibatasi setiap hari.

4 Panduan Pintar Membaca Label Nilai Gizi

  • Periksa Informasi Nilai Gizi Utama: Cermati kandungan kalori, gula, garam, dan lemak per takaran saji.
  • Bedakan Sumber Gula: Pastikan membaca detail apakah gula berasal dari pemanis tambahan (sukrosa) atau gula alami (laktosa).
  • Evaluasi Nutrisi Beneficial: Utamakan produk yang kaya akan protein, kalsium, serta vitamin dan mineral pendukung tumbuh kembang.
  • Cari Tanda "Pilihan Lebih Sehat": Pilih produk dengan logo Healthier Choice untuk memastikan komposisi gizinya sudah terjamin memenuhi syarat sehat pemerintah.    

Pemilihan Nutrisi Pertumbuhan Anak
Susu HiLo School dapat menjadi pilihan tepat yang telah memenuhi kriteria gizi seimbang. Diformulasikan lengkap dengan protein, kalsium, vitamin D, serta vitamin dan mineral untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian agar anak tumbuh optimal.