Articles

Atasi Anak Susah Makan Dari Penyebabnya

Atasi Anak Susah Makan Dari Penyebabnya

Mempunyai anak susah makan memang perlu diwaspadai. Terlebih jika anak lebih sering jajan tidak sehat jika dibanding dengan makan nasi, lauk, dan sayuran yang kaya nutrisi. Tentulah hal ini perlu menjadi perhatian orang tua. Hal ini karena seperti yang telah diketahui bahwa saat anak-anak membutuhkan asupan gizi yang cukup dan seimbang dengan tujuan untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Untuk menemukan solusinya, terlebih dulu ketahui dari penyebabnya lalu barulah ditentukan bagaimana cara mengatasinya.

Penyebab Anak Susah Makan

Kekhawatiran Saat Anak Mengalami Susah Makan

  1. Gangguan pencernaan
    Gangguan pencernaan dapat bermacam-macam, salah satu yang umum adalah konstipasi. Apabila asupan serat dan air tidak mencukupi, anak rentan mengalami konstipasi atau susah buang air besar yang membuat perut terasa kembung dan tidak nyaman. Kalau seperti ini, anak jelas kehilangan selera makan dan tidak mau menyantap makanannya.
  2. Gangguan pada gigi
    Gigi yang putih dan sehat jelas membuat anak semakin percaya diri untuk tersenyum. Tapi, manfaat rutin menjaga kesehatan gigi pada anak tidaklah hanya untuk penampilan dan kepercayaan dirinya saja. Menjaga kesehatan gigi sangat penting untuk mencegah gangguan dan sakit gigi yang dapat menimbulkan rasa nyeri. Jika sudah sakit gigi, anak jelas enggan membuka mulut dan makan. Belum lagi, aktivitas hariannya pun pasti terganggu.
  3. Kondisi sakit
    Saat anak terserang flu dan batuk, maka nafsu makannya akan hilang dan merasa tak lapar. Anak tak ingin makan karena sakit yang dirasakannya sehingga perutnya jarang terisi. Meskipun perutnya tidak terisi apa-apa, namun saat sakit anak cenderung merasakan setiap makanan yang dirasakannya berasa tidak enak.
  4. Terlalu banyak jajan
    Jika anak terbiasa terlalu banyak jajan dan cemilan mereka cenderung merasa kenyang sehingga nafsu makannya menghilang. Perhatikan jajanan yang dimakannya agar tetap jajan yang sehat yang dimakan dan waktu cemilan yang tidak terlalu dekat dengan waktu makan utama.

atasi anak susah makan

Cara Atasi Anak Susah Makan

  1. Ciptakan suasana menyenangkan
    Supaya anak terlipur dan nafsu makannya mau bangkit kembali maka orang tua perlu lebih kreatif. Atasi anak susah makan dengan menciptakan suasana menyenangkan, hibur anak agar suasana hatinya menjadi senang dengan bermain atau melihat hal yang menyenangkan yang dia sukai.
  2. Biasakan aktivitas makan teratur
    Cara atasi anak susah makan selanjutnya adalah membiasakan penerapan aktivitas makan teratur. Jika anak sudah terbiasa dengan aktivitas makan teratur maka anak akan terbiasa dan momen makan rutin akan menjadi hal yang ditunggu-tunggu. Hal ini akan membantu upaya selanjutnya jika anak tidak nafsu makan misalnya pada waktu sakit. Pastikan juga agar waktu cemilan tidak terlalu dekat dengan waktu makan utama agar anak tidak merasa kenyang sebelum waktu makan.
  3. Variasikan menu makan
    Variasikan menu makannya agar anak tidak lekas bosan. Saat anak sakit, sesuaikan dengan seleranya agar anak tertarik untuk makan. Menu yang berbeda akan membuat anak lebih menikmati suasana makan jika dibandingkan dengan menu yang sama. Jadi, variasi makanan sebagai menu makan juga merupakan hal yang tak boleh dilupakan.
  4. Jaga kesehatan gigi anak
    Rutin menyikat dan memeriksa gigi ke dokter penting dilakukan agar kesehatan gigi anak terjaga. Ingat, gigi yang sehat diperlukan agar dapat mengunyah makanan dengan baik. Tak lupa, penuhi kebutuhan kalsium (misalnya dengan rutin meminum susu sumber kalsium) yang baik untuk kesehatan gigi.

Dari penyebab anak susah makan dan cara mengatasinya tadi, selaku orang tua anda perlu memperhatikannya supaya kesehatan dan perkembangan anak terjaga.


Leave a Reply

1 Comment on "Atasi Anak Susah Makan Dari Penyebabnya"

Notify of
avatar
Sort by:   newest | oldest | most voted
trackback

[…] mengalami masalah susah makan pada titik terentu. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa masalah anak susah makan umumnya bermula pada usia 2 tahun dan cenderung berkurang seiring dengan bertambahnya […]

wpDiscuz

Top